Kamis, 21 September 2017

Kesalahan yang tidak kau Sadari



“Dia tidak membohongimu
Tapi kamu yang terlalu percaya dengan
Semua yang dia katakana”

“Bukan dia yang cuek padamu
Tapi kamu yang berharap diperhatikan “

“Jangan sampai karna dia
Menuliskan kata sayang padamu
Lalu kamu berfikir dia mencintaimu”

“Bukan dia yang pergih meninggalkanmu
Tapi kamu yang berharap dia selalu
Ada di sisimu”

“Bukan dia yang tidak merindukanmu
Tapi kamu yang mengharapkan
Kabar darinya”

“Bukan dia yang tidak mencintaimu
Tapi kamu yang mengharapkan
Cinta darinya”

“Dia tidak pernah menyia-nyiakanmu
Tapi kamu yan berharap
Diistimewakan olehnya”

“dunia ini terlalu indah untuk kau
Jadikan tempat meratapi kesedihanmu
Karna alam akan memberimu sejuta kebahagiaan”

“Kutatap langit senja yang berangsur memerah
Disaksikan burung-burung yang beterbangan
Berteman sepih dan hembusan angin
Meratapi hidup yang penu piluh”

“Dikeheningan malam kududuk seorang diri
Hanya alunan suara jangkrink yang menemani
Menanti pagi yang tak kunjung tiba
Berharap keajaiban dikala pagi menyapa”


 “Senja telah berlalu dan heningnya malam
Telah menyapa,  akankah ada mentari
Setelah malam berlalu”

“Kumenatap keluar jendelah
Dan hanya hitam yang Nampak diluar sanah
Berharap ada kuna-kunag yang
Yang menerangi malamku hingga pagi menyapa”

  Kumenatap langit senja
Yang berangsur memerah,menyaksikan
Mentari yang perlahan tenggelam
Akanka esok ia akan menerangi hariku”

“Senyum yang Nampak dewajah itu
Bukanlah sebuah bukti kebahagiaan,
Tiada yang tau apkah senyu itu
Berasal dari hati yang terdalam
Ataukah hanya sebagai topeng “

“Berusaha tersenyum
Seolah bahagia,Agar yang lain
Tidak tahu akan luka ini,
Menjadikan senyum sebagai
topeng kehidupan ”

“Perasaan yang sering kau sebut
Rasa kecewa itu sesungguhnya
Perasaanmu yang belum merelahkan
Hal ite berlalu,karna kamu menyimpan
Sejuta pengharapan didalamnya”







Tidak ada komentar:

Posting Komentar